<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Alfalahganteng's Weblog</title>
	<atom:link href="http://azmialfalah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azmialfalah.wordpress.com</link>
	<description>Bukan Sekedar Blog Biasa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Nov 2011 22:20:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='azmialfalah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Alfalahganteng's Weblog</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://azmialfalah.wordpress.com/osd.xml" title="Alfalahganteng&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://azmialfalah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>UKHUWAH ISLAMIYAH</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/11/25/306/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/11/25/306/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 22:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siraman Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Kita hidup dalam masyarakat yang sangat majemuk. Perbedaan banyak kita temukan di sekitar kita. Karena itu, kita harus dapat saling menjaga diri dalam menjalani hidup di tengah masyarakat yang sangat heterogen. Keberagaman yang ada membuat kita harus senantiasa menjalin silaturahmi dengan orang lain. Jangan sampai perbedaan menghalangi kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=306&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita hidup di dunia ini tidak sendiri. Kita hidup dalam masyarakat yang sangat majemuk. Perbedaan banyak kita temukan di sekitar kita. Karena itu, kita harus dapat saling menjaga diri dalam menjalani hidup di tengah masyarakat yang sangat heterogen.</p>
<p>Keberagaman yang ada membuat kita harus senantiasa menjalin silaturahmi dengan orang lain. Jangan sampai perbedaan menghalangi kita untuk menjalin persaudaraan, karena dengan persaudaraan, kita dapat lebih siap untuk hidup bermasyarakat. Terlebih lagi persaudaraan yang terjalin antar sesama muslim, yang biasa kita kenal dengan nama ukhuwah islamiyah. Hal ini sudah diajarkan oleh Rasulullah saw.</p>
<p>Namun sayangnya, kepentingan dan ketamakan akan dunia telah melemahkan, bahkan menghancurkan ukhuwah islamiyah yang ada. Lihat saja di sekitar kita, berapa banyak orang yang rela menindas saudaranya sendiri demi ambisinya untuk mengeruk kekayaan dunia. Bahkan tidak sedikit yang menggunakan cara-cara yang kotor agar ambisinya tercapai, termasuk mengotori dirinya dengan perbuatan dosa.<br />
Padahal, banyak dalil yang mencela tindakan orang-orang yang menzolimi saudaranya sesame muslim. Dan bukankah Rasulullah saw sendiri telah menganjurkan bagi kita untuk memperkuat tali persaudaraan? Sebab dengan kuatnya jalinan persaudaraan sesammuslim, maka islam akan menjadi lebih kuat dan jaya, Insya Allah.</p>
<p>Dari ‘Abdullah bin ‘Umar r.a, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, janganlah ia menzhaliminya dan membiarkannya. Barangsiapa membantu menutupi kebutuhan saudara seislam, maka Allah akn membantu menutupi kebutuhannya. Barangsiapa membebaskan seoarang muslim dari suatu kesulitan niscaya Allah akan membebaskan seorang musilm dari suatu kesulitan niscaya Allah akan membebaskannya dari kesulitan-kesulitan pada hari kiamat. Barangsiapa menutupi aib seorang Muslim niscaya Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat,” (HR Bukhari [2442] dan Muslim [2580]).</p>
<p>Dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tahukah kamu siapa itu orang pailit?” Mereka menjawab, “Orang yang pailit di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak punya barang.” Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya orang yang pailit di kalangan ummatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun, ia telah mencaci si fulan, memfitnah si fulan, memakan harta si fulan, menumpahkan darah si fulan, memukul si fulan, lalu diberikanlah pahala-pahala kebaikannya kepada orang-orang yang telah dizhaliminya tadi. Apabila habis pahala kebaikannya sebelum selesai masalahnya, maka diambillah dosa-dosa orang yang dizhaliminya lalu dilimpahkan kepadanya kemudian ia dilemparkan ke dalam Neraka,” (HR Muslim [2581]).</p>
<p>Dari al-Mustaurid r.a, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa diberi makan dengan merobek kehormatan seorang Muslim, maka Allah akan memberinya makan seperti itu dari api Neraka. Barangsiapa diberi pakaian dengan merobek kehormatan seorang Muslim, maka Allah akan memakaikan pakaian seperti itu dari Jahannam. Barangsiapa beramal karena sum’ah atau riya’, maka Allah akan memajangkannya dalam pajangan sum’ah dan riya’ pada hari kiamat,” (Shahih lighairihi, HR Bukhari dalam al-Adabul Mufrad [281], Abu Dawud [4881], Ahmad [IV/229], al-Hakim [IV/127-128], Abu Ya’la [1608], ath-Thabrani dalam al-Ausath [701, 2662 dan 3596], Ibnu ‘Asakir [XVII/391-392] dan ad-Dainuri dalam al-Mujaalasah [II/162]).</p>
<p>Dari hadist tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa persaudaraan sesama muslim merupakan suatu yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw. Bahkan Allah SWT sendiri akan memberikan bantuan-Nya kepada kita yang menjalin dan menguatkan ukhuwah islamiyah kelah di hari Akhir, Insya Allah.<br />
Dari hadist tersebut kita juga dapat menangkap bahwa ornag yang paling merugi adalah orang yang menzholimi saudaranya sesama muslim. Bahkan disebutkan oleh Rasulullah saw bahwa amal orang yang menzholimi saudara seimannya akan diambil dan diberikan kepada orang yang dizholiminya.</p>
<p>Begitu besar nilai-nilai yang terkandung dalam ukhuwah islamiyah ini, sehingga kita diwajibkan untuk senantiasa memupukdan menjaganya dengan baik.</p>
<p><strong>Makna dan Hakekat Ukhuwah Islamiyah</strong></p>
<p>Ukhuwah islamiyah lebih sering diartikan sebagai rasa atau ikatan persaudaraan sesama muslim, yang disatukan oleh akidah islamiyah yang sama. Sedangkan menurut Imam Hasan Al Bana, ukhuwah islamiyah memiliki makna sebagai keterikatan hati dan jiwa antara manusia yang satu dengan yang lain karena satu akidah yang sama.</p>
<p>Adapun hakekat ukhuwah islamiyah yang tercermin dalam firman Allah SWT adalah:<br />
1.Nikmat Allah (Q.S. 3:103)<br />
2.Perumpamaan tali tasbih (Q.S.43:67)<br />
3.Merupakan arahan Rabbani (Q.S. 8:63)<br />
4.Merupakan cermin kekuatan iman (Q.S.49:10)</p>
<p>Dalam ukhuwah slamiyah, ada proses yang harus diperhatikan oleh umat manusia. Proses dalam ukhuwah islamiyah ini akan membuat persaudaraan semakin kuat. Proses-proses yang ada dalam ukhuwah islamiyah adalah:</p>
<p>Melaksanakan proses ta’aruf (saling mengenal). Literaturnya : 49:13<br />
Adanya interaksi dapat lebih mengenal karakter individu. Perkenalan pertama tentunya kepada penampilan fisik (Jasadiyyan), seperti tubuh, wajah, gaya pakaian, gaya bicara, tingkah laku, pekerjaan, pendidikan, dsb. Selanjutnya interaksi berlanjut ke pengenalan pemikiran(Fikriyyan). Hal ini dilakukan dengan dialog, pandangan thd suatu masalah, kecenderungan berpikir, tokoh idola yang dikagumi/diikuti,dll. Dan pengenalan terakhir adalah mengenal kejiwaan (Nafsiyyan) yang ditekankan kepada upaya memahami kejiwaan, karakter, emosi, dan tingkah laku. Setiap manusia tentunya punya keunikan dan kekhasan sendiri yang memepengaruhi kejiwaannya. Proses ukuhuwah islamiyah akan terganggu apabila tidak mengenal karakter kejiwaan ini.</p>
<p>Melaksanakan proses tafahum (saling memahami)<br />
Saling memahami adalah kunci ukhuwah islamiyah. Tanpa tafahum maka ukhuwah tidak akan berjalan. Proses ta’aruf/pengenalan dapat deprogram namun proses tafahum dapat dilakukan secara alami bersamaan dgn berjalannya ukhuwah. Dengan saling memahami maka setiap individu akan mudah mengatahui kekuatan dan kelemahannya dan menerima perbedaan. Dari sini akan lahirlah ta’awun (saling tolong menolong) dalam persaudaraan.<br />
Ukhuwah tidak dapat berjalan apabila seseorang selalu ingin dipahami dan tidak berusaha memahami org lain. Saling memahami keadaan dilakukan dgn cara penyatuan hati, pikiran dan amal. Allah-lah yang menyatukan hati manusia.</p>
<p>Melakukan At-Ta’aawun (saling tolong menolong). Q.S. 5::2<br />
Bila saling memahami sudah lahir maka timbullah rasa ta’awun. Ta’awun dapat dilakukan dengan hati (saling mendo’akan), pemikiran (berdiskusi dan saling menasehati), dan ama( saling Bantu membantu).<br />
Saling membantu dalan kebaikan adalah kebahagiaan tersendiri. Manusia adalah makhluk social yang butuh berinteraksi dan butuhbantuan org lain. Kebersamaan akan bernila bila kita mengadakan saling Bantu membantu</p>
<p>Melaksanakan proses takaful (saling menanggung/senasib sepenanggungan)<br />
Takaful adalah tingkatan ukhuwah yang tertinggi. Banyak kisah dan hadits Nabi SAW dan para sahabat yang menunjukkan pelaksanaan takaful ini. Seperti ketika seorang sahabat kehausan dan memberikan jatah airnya kepada sahabat lainnya yang merintih kehausan juga, namun setelah diberi, air itu diberikan lagi ek sahabat yang lain, terus begitu hingga semua mati dalam kondisi kehausan. Mereka saling mengutamakan saudaranya sendiri dibandingkan dirinya (itsar). Inlah cirri utama dari ukhuwah islamiyah.</p>
<p><strong>Manfaat Ukhuwah Islamiyah</strong></p>
<p>Banyak manfaat yang dapat kita nikmati dengan jalinan ukhuwah islamiyah yang kuat. Kita akan merasakan kehidupan bermasyarakat yang lebih harmonis. Perbedaan yang ada tidak akan menimbulkan pertentangan, justru akan menjadikan kehidupan kita semakin indah. Tingkat kesenjangan sosial dalam masyarakat juga akan terkikis dengan sendirinya. Hal ini karena semangat ukhuwah islamiyah yang menyatukan kita semua.</p>
<p>Selain itu, ada juga manfaat lain yang berhubungan dengan iman kita. Manfaat dari ukhuwah islamiyah yang kita terima sehubungan dengan tingkat keimanan kita diantaranya adalah:<br />
1. Merasakan lezatnya iman<br />
2. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)<br />
3. Mendapatkan tempat khusus di surga (Q.S. 15:45-48)</p>
<p><strong>Penguat Ukhuwah Islamiyah</strong></p>
<p>Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk semakin menguatkan jalinana ukhuwah islamiyah diantara kita. Apalagi di masa sekarang ini, kuatnya ukuwah islamiyah menjadi hal yang sangat penting. Hal-hal yang dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah diantara kita adalah:<br />
1.    Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintai<br />
Hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda: “ Ada seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu di depannya. Orang yang disamping Rasulullah tadi berkata: ‘Aku mencintai dia, ya Rasullah.’ Lalu Nabi menjawab: ‘Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya?’ Orang tersebut menjawab: ‘Belum.’ Kemudian Rasulullah bersabda: ‘Beritahukan kepadanya.’ Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata: ‘ Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.’ Kemudian orang yang dicintai itu menjawab: ‘Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.”<br />
2.    Memohon didoakan bila berpisah<br />
“Tidak seorang hamba mukmin berdo’a untuk saudaranya dari kejauhan melainkan malaikat berkata: ‘Dan bagimu juga seperti itu” (H.R. Muslim)<br />
3.    Menunjukkan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa<br />
“Janganlah engkau meremehkan kebaikan (apa saja yang dating dari saudaramu), dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikan dia senyum kegembiraan.” (H.R. Muslim)<br />
4.    Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)<br />
“Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu berjabatan tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah.” (H.R Abu Daud dari Barra’)<br />
5.    Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)<br />
6.    Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu<br />
7.     Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya<br />
8.    Memenuhi hak ukhuwah saudaranya<br />
9.    Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan<br />
Marilah kita tingkatkan ukhuwah islamiyah diantara kita, sehingga islam benar-benar menjadi rahmat bagi seluruh alam, insya Allah.<br />
Wallahu a’lam<br />
Sumber : http://cahyaislam.wordpress.com/2009/04/28/40/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/306/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/306/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=306&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/11/25/306/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Amalan Keliru di Bulan Sya&#8217;ban</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/07/16/amalan-keliru-di-bulan-syaban/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/07/16/amalan-keliru-di-bulan-syaban/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2011 22:40:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siraman Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Sya&#8217;ban adalah bulan yang penuh kebaikan. Di bulan tersebut banyak yang lalai untuk beramal sholeh karena yang sangat dinantikan adalah bulan Ramadhan. Mengenai bulan Sya&#8217;ban, Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda, ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ “Bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=300&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan Sya&#8217;ban adalah bulan yang penuh kebaikan. Di bulan tersebut banyak yang lalai untuk beramal sholeh karena yang sangat dinantikan adalah bulan Ramadhan. Mengenai bulan Sya&#8217;ban, Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda,<br />
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ</p>
<p>“Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i no. 2357. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).</p>
<p>Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam memperingatkan keras agar umatnya tidak beramal tanpa tuntunan. Rasul shallallahu &#8216;alaihi wa sallam ingin sekali umatnya mengikuti ajaran beliau dalam beramal sholeh. Jika beliau shallallahu &#8216;alaihi wa sallam tidak memberikan tuntunan dalam suatu ajaran, maka tidak perlu seorang pun mengada-ada dalam membuat suatu amalan. Islam sungguh mudah, cuma sekedar ikuti apa yang Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam contohkan, itu sudah mencukupi.</p>
<p>Dari &#8216;Aisyah radhiyallahu &#8216;anha, Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda,<br />
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ</p>
<p>“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)</p>
<p>Dalam riwayat Muslim disebutkan,<br />
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ</p>
<p>“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)</p>
<p>Bid&#8217;ah sendiri didefinisikan oleh Asy Syatibi rahimahullah dalam kitab Al I&#8217;tishom,<br />
عِبَارَةٌ عَنْ طَرِيْقَةٍ فِي الدِّيْنِ مُخْتَرَعَةٍ تُضَاهِي الشَّرْعِيَّةَ يُقْصَدُ بِالسُّلُوْكِ عَلَيْهَا المُبَالَغَةُ فِي التَّعَبُدِ للهِ سُبْحَانَهُ</p>
<p>&#8220;Suatu istilah untuk suatu jalan dalam agama yang dibuat-buat (tanpa ada dalil, pen) yang menyerupai syari’at (ajaran Islam), yang dimaksudkan ketika menempuhnya adalah untuk berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah Ta’ala.&#8221;</p>
<p><strong>Amalan yang Ada Tuntunan di Bulan Sya&#8217;ban</strong></p>
<p>Amalan yang disunnahkan di bulan Sya&#8217;ban adalah banyak-banyak berpuasa. &#8216;Aisyah radhiyallahu &#8216;anha berkata,<br />
فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ &#8211; صلى الله عليه وسلم &#8211; اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ</p>
<p>&#8220;Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)</p>
<p>Di bulan Sya&#8217;ban juga amat dekat dengan bulan Ramadhan, sehingga bagi yang masih memiliki utang puasa, maka ia punya kewajiban untuk segera melunasinya. Jangan sampai ditunda kelewat bulan Ramadhan berikutnya.</p>
<p><strong>Amalan yang Tidak Ada Tuntunan di Bulan Sya&#8217;ban</strong></p>
<p>Adapun amalan yang tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu &#8216;alaihi  wa sallam banyak yang tumbuh subur di bulan Sya&#8217;ban, atau mendekati atau dalam rangka menyambut bulan Ramadhan. Boleh jadi ajaran tersebut warisan leluhur yang dijadikan ritual. Boleh jadi ajaran tersebut didasarkan pada hadits dho&#8217;if (lemah) atau maudhu&#8217; (palsu). Apa saja amalan tersebut? Berikut beberapa di antaranya:</p>
<p>1. Kirim do&#8217;a untuk kerabat yang telah meninggal dunia dengan baca yasinan atau tahlilan. Yang dikenal dengan Ruwahan karena Ruwah (sebutan bulan Sya&#8217;ban bagi orang Jawa) berasal dari kata arwah sehingga bulan Sya&#8217;ban identik dengan kematian. Makanya sering di beberapa daerah masih laris tradisi yasinan atau tahlilan di bulan Sya&#8217;ban. Padahal Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dan para sahabat tidak pernah mencontohkannya.</p>
<p>2. Menghidupkan malam Nishfu Sya&#8217;ban dengan shalat dan do&#8217;a.<br />
Tentang malam Nishfu Sya&#8217;ban sendiri ada beberapa kritikan di dalamnya, di antaranya:</p>
<p>a. Tidak ada satu dalil pun yang shahih yang menjelaskan keutamaan malam Nishfu Sya’ban. Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan, “Tidak ada satu dalil pun yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Dan dalil yang ada hanyalah dari beberapa tabi’in yang merupakan fuqoha’ negeri Syam.” (Lathoif Al Ma’arif, 248). Juga yang mengatakan seperti itu adalah Abul &#8216;Ala Al Mubarakfuri, penulis Tuhfatul Ahwadzi.</p>
<p>Contoh hadits dho&#8217;if yang membicarakan keutamaan malam Nishfu Sya&#8217;ban, yaitu hadits Abu Musa Al Asy’ari, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,<br />
إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِى لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلاَّ لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ</p>
<p>“Sesungguhnya Allah akan menampakkan (turun) di malam Nishfu Sya&#8217;ban kemudian mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan dengan saudaranya.” (HR. Ibnu Majah no. 1390). Penulis Tuhfatul Ahwadzi berkata, “Hadits ini  munqothi’ (terputus sanadnya).” [Berarti hadits tersebut dho’if/ lemah].</p>
<p>b. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,<br />
لاَ تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِى وَلاَ تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الأَيَّامِ</p>
<p>“Janganlah mengkhususkan malam Jum’at dari malam lainnya untuk shalat. Dan janganlah mengkhususkan hari Jum’at dari hari lainnya untuk berpuasa.” (HR. Muslim no. 1144). Seandainya ada pengkhususan suatu malam tertentu untuk ibadah, tentu malam Jum’at lebih utama dikhususkan daripada malam lainnya. Karena malam Jum’at lebih utama daripada malam-malam lainnya. Dan hari Jum’at adalah hari yang lebih baik dari hari lainnya karena dalam hadits dikatakan, “Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at.” (HR. Muslim). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan agar jangan mengkhususkan malam Jum’at dari malam lainnya dengan shalat tertentu, hal ini  menunjukkan bahwa malam-malam lainnya lebih utama untuk tidak dikhususkan dengan suatu ibadah di dalamnya kecuali jika ada dalil yang mendukungnya. (At Tahdzir minal Bida’, 28).</p>
<p>c. Malam nishfu Sya&#8217;ban sebenarnya seperti malam lainnya. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Malam Nishfu Sya’ban sebenarnya seperti malam-malam lainnya. Janganlah malam tersebut dikhususkan dengan shalat tertentu. Jangan pula mengkhususkan puasa tertentu ketika itu. Namun catatan yang perlu diperhatikan, kami sama sekali tidak katakan, “Barangsiapa yang biasa bangun shalat malam, janganlah ia bangun pada malam Nishfu Sya’ban. Atau barangsiapa yang biasa berpuasa pada ayyamul biid (tanggal 13, 14, 15 H), janganlah ia berpuasa pada hari Nishfu Sya’ban (15 Hijriyah).” Ingat, yang kami maksudkan adalah janganlah mengkhususkan malam Nishfu Sya’ban dengan shalat tertentu atau siang harinya dengan puasa tertentu.&#8221; (Liqo’ Al Bab Al Maftuh, kaset no. 115)</p>
<p>d. Dalam hadits-hadits tentang keutamaan malam Nishfu Sya’ban disebutkan bahwa Allah akan mendatangi hamba-Nya atau akan turun ke langit dunia. Perlu diketahui bahwa turunnya Allah di sini tidak hanya pada malam Nishfu Sya’ban. Sebagaimana disebutkan dalam Bukhari-Muslim bahwa Allah turun ke langit dunia pada setiap 1/3 malam terakhir, bukan pada malam Nishfu Sya’ban saja. Oleh karenanya, keutamaan malam Nishfu Sya’ban sebenarnya sudah masuk pada keumuman malam, jadi tidak perlu diistimewakan.</p>
<p>‘Abdullah bin Al Mubarok rahimahullah pernah ditanya mengenai turunnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban, lantas beliau pun memberi jawaban pada si penanya, “Wahai orang yang lemah! Yang engkau maksudkan adalah malam Nishfu Sya’ban?! Perlu engkau tahu bahwa Allah itu turun di setiap malam (bukan pada malam Nishfu Sya’ban saja, -pen).” Dikeluarkan oleh Abu ‘Utsman Ash Shobuni dalam I’tiqod Ahlis Sunnah (92).</p>
<p>Al ‘Aqili rahimahullah mengatakan, “Mengenai turunnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban, maka hadits-haditsnya itu layyin (menuai kritikan). Adapun riwayat yang menerangkan bahwa Allah akan turun setiap malam, itu terdapat dalam berbagai hadits yang shahih. Ketahuilah bahwa malam Nishfu Sya’ban itu sudah masuk pada keumuman malam, insya Allah.” Disebutkan dalam Adh Dhu’afa’ (3/29).</p>
<p>3. Menjelang Ramadhan diyakini sebagai waktu utama untuk ziarah kubur, yaitu mengunjungi kubur orang tua atau kerabat (dikenal dengan &#8220;nyadran&#8221;). Yang tepat, ziarah kubur itu tidak dikhususkan pada bulan Sya&#8217;ban saja. Kita diperintahkan melakukan ziarah kubur setiap saat agar hati kita semakin lembut karena mengingat kematian. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,<br />
زُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الآخِرَةَ</p>
<p>“Lakukanlah ziarah kubur karena hal itu lebih mengingatkan kalian pada akhirat (kematian).” (HR. Muslim no. 976). Jadi yang masalah adalah jika seseorang mengkhususkan ziarah kubur pada waktu tertentu dan meyakini bahwa menjelang Ramadhan adalah waktu utama untuk &#8216;nyadran&#8217; atau &#8216;nyekar&#8217;. Ini sungguh suatu kekeliruan karena tidak ada dasar dari ajaran Islam yang menuntunkan hal ini.</p>
<p>4. Menyambut bulan Ramadhan dengan mandi besar, padusan, atau keramasan. Amalan seperti ini juga tidak ada tuntunannya sama sekali dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Puasa tetap sah jika tidak lakukan keramasan, atau padusan ke tempat pemandian atau pantai (seperti ke Parangtritis). Mandi besar itu ada jika memang ada sebab yang menuntut untuk mandi seperti karena junub maka mesti mandi wajib (mandi junub). Lebih parahnya lagi mandi semacam ini (yang dikenal dengan “padusan”), ada juga yang melakukannya campur baur laki-laki dan perempuan (baca: ikhtilath) dalam satu tempat pemandian. Ini sungguh merupakan kesalahan yang besar karena tidak mengindahkan aturan Islam. Bagaimana mungkin Ramadhan disambut dengan perbuatan yang bisa mendatangkan murka Allah?!</p>
<p><strong>Cukup dengan Ajaran Nabi shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</strong></p>
<p>Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,<br />
اتَّبِعُوا، وَلا تَبْتَدِعُوا فَقَدْ كُفِيتُمْ، كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ</p>
<p>“Ikutilah (petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen), janganlah membuat amalan yang tidak ada tuntunannya. Karena (ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) itu sudah cukup bagi kalian. Semua bid’ah adalah sesat.” (Diriwayatkan oleh Ath Thobroniy dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 8770. Al Haytsamiy mengatakan dalam Majma’ Zawa’id bahwa para perowinya adalah perawi yang dipakai dalam kitab shohih)</p>
<p>Orang yang beramal sesuai tuntunan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, itulah yang akan merasakan nikmat telaga beliau shallallahu &#8216;alaihi wa sallam kelak. Sedangkan orang yang melakukan ajaran tanpa tuntunan, itulah yang akan terhalang dari meminum dari telaga yang penuh kenikmatan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,<br />
أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ</p>
<p>“Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui ajaran yang tanpa tuntunan yang mereka buat sesudahmu.’ ” (HR. Bukhari no. 7049). Sehingga kita patut hati-hati dengan amalan yang tanpa dasar. Beramallah dengan ilmu dan sesuai tuntunan Rasul shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. &#8216;Umar bin &#8216;Abdul &#8216;Aziz berkata,<br />
مَنْ عَبَدَ اللهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ</p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan.&#8221;  (Amar Ma&#8217;ruf Nahi Munkar, Ibnu Taimiyah)<br />
Wallahualam.</p>
<p>Sumber : <a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/jalan-kebenaran/3487-amalan-keliru-di-bulan-syaban.html" target="_blank">www.rumaysho.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/300/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=300&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/07/16/amalan-keliru-di-bulan-syaban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Sehat ala Anak Kos</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/06/19/hidup-sehat-ala-anak-kos/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/06/19/hidup-sehat-ala-anak-kos/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jun 2011 19:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[ANDA harus kian peduli dengan kesehatan ketika memutuskan hidup jauh dari keluarga. Sebab, Anda harus menghabiskan waktu cukup lama dalam kemandirian. Memang seperti itulah yang wajib diperhatikan anak kos, baik kuliah maupun bekerja di kota yang jauh dari keluarga. Kesehatan kerap kali berada di urutan terbawah anak-anak kos. Padahal, menjaga kesehatan merupakan hal yang mutlak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=298&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ANDA harus kian peduli dengan kesehatan ketika memutuskan hidup jauh dari keluarga. Sebab, Anda harus menghabiskan waktu cukup lama dalam kemandirian. Memang seperti itulah yang wajib diperhatikan anak kos, baik kuliah maupun bekerja di kota yang jauh dari keluarga.</p>
<p>Kesehatan kerap kali berada di urutan terbawah anak-anak kos. Padahal, menjaga kesehatan merupakan hal yang mutlak bagi siapapun. Anda harus mendapat nutrisi yang baik dan menjalankan kehidupan yang mandiri lagi prima.</p>
<p>Tak sulit menerapkan pola hidup sehat sebagai anak kos. Berikut sejumlah tipsnya:</p>
<p>1. Pilih rumah kos yang bersih dan mendapat sinar matahari<br />
Memilih rumah kos adalah hal pertama yang harus Anda persiapkan. Karena Anda akan tinggal dalam waktu yang lama, maka Anda wajib memilih rumah kos yang sehat.</p>
<p>Pilih rumah kos yang bersih. Lihat bagaimana pemilik kos memperlakukan sampah. Apakah tempatnya bersih dari sampah? Perhatikan juga ventilasi dan jendela kamar! Kamar kos yang sehat adalah kamar yang memiliki ventilasi udara dan jendela yang diterangi matahari.</p>
<p>Mengapa hal itu perlu? Karena Anda perlu mendapat oksigen yang cukup dan udara segar yang mengalir. Kamar yang pengap dan lembab tidak sehat untuk ditinggali dalam jangka waktu yang lama.</p>
<p>Sehingga Anda akan lebih sehat bila bangun pagi dan menghirup udara segar dan mendapat sinar matahari saat membuka jendela kamar.</p>
<p>2. Pilih makanan sehat<br />
Mie instant adalah teman paling tidak sehat para anak kos. Hal ini sedikit menyedihkan karena mayoritas anak kos di Indonesia selalu menyediakan stok mie instant sebagai penunda lapar dengan alasan praktis.</p>
<p>Rata-rata anak kos di Indonesia mengaku memakan mie instant 3 hingga 5 porsi setiap minggu. Lebih menyedihkan lagi karena mie instant tersebut dicampur dengan daging olahan yang mengandung banyak pengawet dan garam seperti kornet atau sosis.</p>
<p>Ingin yang lebih sehat tetapi tidak merepotkan? Hmm&#8230; coba ganti mie instant dengan oatmeal, membuatnya sama praktisnya dengan mie instant, kandungan gizi lebih baik, lebih banyak serat, dan yang pasti tidak mengandung MSG.</p>
<p>Ingin rasa lebih enak? Beri potongan buah segar dan seduh dengan susu cair panas. Bisa juga Anda campur dengan kismis, kacang almond atau orak-arik telur.</p>
<p>3. Cermat memilih camilan<br />
Anak kos paling suka mengerjakan tugas sambil makan camilan. Karena tugas yang didapat pasti banyak, maka dapat diasumsikan bahwa cemilan yang masuk ke dalam perut juga banyak.</p>
<p>Memilih camilan tidak hanya sekedar enak dan murah, harus sehat. Sehat tidak harus mahal bukan? Daripada memilih berbagai keripik yang banyak mengandung garam, kalori dan minyak, ganti dengan kacang kulit panggang yang diolah tanpa garam.</p>
<p>Bisa juga Anda memilih popcorn tanpa garam dan gula karamel sembari mengerjakan tugas. Biskuit gandum atau biskuit dengan bahan dasar susu juga bisa Anda konsumsi sebagai asupan mineral dan serat alami.</p>
<p>Daripada memilih minuman bersoda, pilih yogurt, jus buah alami, teh atau air mineral. Tentunya akan lebih baik jika Anda memilih buah-buahan segar sebagai camilan, rujak buah atau sup buah misalnya.</p>
<p>4. Bersihkan kamar dengan teratur<br />
Ingin sehat? Maka Anda wajib membersihkan kamar kos dengan teratur sekalipun Anda jauh dari pengawasan orang tua Anda.<br />
Jangan sampai gantungan pakaian penuh dengan pakaian bekas atau bahkan lantai kamar Anda penuh dengan pakaian bekas.</p>
<p>Segera cuci pakaian kotor karena bisa menjadi sarang nyamuk. Dan pasti mengesalkan jika Anda kehabisan persediaan pakaian dalam karena belum dicuci.</p>
<p>Sediakan tempat sampah di dalam kamar untuk membuang sampah-sampah kering dan segera buang ke tempat pembuangan jika sudah penuh.</p>
<p>Jika tidak ada pembantu, maka Anda wajib membersihkan lemari/meja dari debu, menyapu dan mengepel lantai (Anda akan dicap jorok jika ada tumpahan bekas yogurt seminggu yang lalu masih tersisa di lantai, yaiks).</p>
<p>Jika kamar Anda rapi dan teratur, Anda yang akan nyaman dan sehat, serta tidak perlu heboh merapikan kamar saat teman Anda berkunjung untuk belajar bersama.</p>
<p>5. Tidur 6 hingga 8 jam setiap hari<br />
Banyak tugas? Harus begadang? Hmm&#8230; ini juga makanan sehari-hari anak kos. Agar tidak sering mengalami begadang dan kejar tugas semalam, susun jadwal belajar dan mengerjakan tugas.</p>
<p>Inilah waktu yang tepat bagi Anda untuk mandiri dan mengambil keputusan dengan belajar mengatur jadwal setiap hari. Jangan sampai Anda selalu tidur menjelang subuh setiap hari, karena tubuh Anda akan semakin lelah dan rentan stres.</p>
<p>Jika ada waktu kuliah yang santai, gunakan untuk tidur siang selama 30 menit hingga 1 jam. Tidur siang ampuh untuk membuat tubuh Anda semakin prima, jika tubuh dan pikiran Anda prima, tentunya akan lebih mudah mengerjakan tugas.</p>
<p>Jika Anda merasa tubuh mudah lelah, sering marah-marah dan sering stres hingga sakit kepala, coba selidiki rutinitas tidur Anda dan segera perbaiki sebelum Anda benar-benar ambruk.</p>
<p>6. Olahraga<br />
Tidak sempat olahraga? Mulai sekarang sempatkan untuk olahraga. Jika tidak bisa setiap hari karena tugas yang gila-gilaan, luangkan waktu pada akhir pekan.</p>
<p>Tidak ada uang untuk datang ke gym atau ke kolam renang? Ambil sepatu olahraga Anda, ajak teman dan segera jogging atau berjalan di sekitar komplek kos Anda.</p>
<p>Ambil waktu menjelang matahari terbit selama 30 hingga 1 jam. Maka tubuh Anda yang lelah selama seminggu akan kembali segar. Setelah olahraga, Anda bisa mandi dan bersiap untuk hang out bersama teman-teman.</p>
<p>Tidak sulit bukan? Pola hidup sehat tidak hanya berlaku bagi mereka yang sudah bekerja atau berkeluarga. Membiasakan diri untuk memulai pola hidup sehat bisa dimulai saat Anda jauh dari keluarga dan berstatus anak kos. Anak kos juga wajib sehat, iya kan?</p>
<p>Sumber : <a title="www.metrotvnews.com" href="http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/06/18/55122/Hidup-Sehat-ala-Anak-Kos/" target="_blank">http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/06/18/55122/Hidup-Sehat-ala-Anak-Kos/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/298/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/298/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=298&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/06/19/hidup-sehat-ala-anak-kos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keuntungan Berhenti Merokok dalam Hitungan Jam</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/06/05/keuntungan-berhenti-merokok-dalam-hitungan-jam/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/06/05/keuntungan-berhenti-merokok-dalam-hitungan-jam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 00:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Berhenti merokok adalah hal yang tidak mudah dilakukan, terutama pada seseorang yang sudah sangat kecanduan nikotin. Tapi jika berhasil berhenti merokok, ada keuntungan yang didapat dalam hitungan jam. Untuk mencapai hal tersebut memang dibutuhkan niat, tekad dan komitmen yang kuat serta dukungan dari lingkungan sekitarnya. Namun hasil yang didapatkan akan jauh lebih memuaskan dari perjuangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=296&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berhenti merokok adalah hal yang tidak mudah dilakukan, terutama pada seseorang yang sudah sangat kecanduan nikotin. Tapi jika berhasil berhenti merokok, ada keuntungan yang didapat dalam hitungan jam.</p>
<p>Untuk mencapai hal tersebut memang dibutuhkan niat, tekad dan komitmen yang kuat serta dukungan dari lingkungan sekitarnya. Namun hasil yang didapatkan akan jauh lebih memuaskan dari perjuangan yang dilakukan.</p>
<p>Efek yang didapatkan dari berhenti merokok mencakup berbagai hal termasuk mental dan fisik. Berikut ini adalah efek yang bisa didapatkan jika seseorang berhenti merokok, yaitu:</p>
<p><strong>Dalam waktu 8 jam</strong><br />
Kadar nikotin dan karbon monoksida dalam darah akan sangat berkurang. Hal ini bisa menurunkan risiko serangan jantung dan kadar oksigen dalam darah akan meningkat ke jumlah normal.</p>
<p><strong>Dalam waktu 24 jam</strong><br />
Risiko terkena serangan jantung semakin berkurang. Semua karbon monoksida dan nikotin akan keluar dari dalam tubuh. Serta ujung saraf mulai tumbuh kembali sehingga mengembalikan kemampuannya untuk meningkatkan sensor rasa dan bau.</p>
<p><strong>Dalam waktu 48 jam</strong><br />
Ini adalah saat yang sulit karena efek samping akan muncul seperti sakit perut dan muntah. Tapi pada saat ini juga terjadi penurunan risiko kerusakan paru-paru dan menghentikan risiko kanker paru-paru.</p>
<p><strong>Dalam waktu 72 jam</strong><br />
Tabung bronchial yang ada di tubuh mulai rileks sehingga membuat seseorang bisa bernapas lebih mudah lagi.</p>
<p><strong>Dalam waktu 2 minggu</strong><br />
Fungsi paru-paru kembali meningkat hingga 30 persen sehingga memperbaiki sirkulasi darah dan membuat orang lebih mudah melakukan kegiatan. Meski kadang ditemukan gejala withdrawal seperti mudah tersinggung, sakit kepala dan kecemasan.</p>
<p><strong>Dalam waktu 1-9 bulan</strong><br />
Penampilan fisik akan mulai membaik, seperti warna pucat kelabu di tubuh hilang, mengurangi kerut, mengurangi batuk, sesak napas, hidung tersumbat dan kelelahan. Selain itu rambut silia di paru-paru mulai berfungsi dengan baik dalam membersihkan lendir sehingga mengurangi risiko infeksi.</p>
<p><strong>Dalam waktu 1 tahun</strong><br />
Risiko seseorang terkena penyakit jantung yang berhubungan dengan merokok akan berkurang sekitar 1,5 kali dibanding satu tahun lalu.</p>
<p><strong>Dalam waktu 10 tahun</strong><br />
Risiko terkena serangan jantung dan kanker paru-paru akan berkurang hampir sama dengan orang yang tidak pernah merokok, serta mengurangi risiko kanker lainnya seperti mulut, tenggorokan, kandung kemih dan pankreas.</p>
<p>Sumber : <a title="health.detik.com" href="http://health.detik.com/read/2011/06/03/160627/1652740/763/keuntungan-berhenti-merokok-dalam-hitungan-jam?l991101755" target="_blank">health.detik.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/296/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/296/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=296&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/06/05/keuntungan-berhenti-merokok-dalam-hitungan-jam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Dari Setan Untukmu</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/05/25/surat-dari-setan-untukmu/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/05/25/surat-dari-setan-untukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 01:01:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siraman Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Dear, Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu. Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu. Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu. Juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu. Kau benar-benar orang yang bersyukur. Aku menyukainya. Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=291&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear,</p>
<p>Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu. Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu. Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu. Juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.</p>
<p>Kau benar-benar orang yang bersyukur. Aku menyukainya. Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu. Hai Bodoh, kamu millikku. Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar-benar mencintaimu. Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.</p>
<p>Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah. Dia sudah mencampakkan aku dari surga dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk membalaskannya… Kau lihat, <strong>ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan</strong>.</p>
<p>Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka. Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH.</p>
<p>Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada-NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa-masa yang kita jalani. Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangnya, guyon-guyonan jorok, bergosip, menghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.</p>
<p>TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja. Ayolah hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.</p>
<p>Aku masih memiliki rencana-rencana hangat untuk kita. Ini hanya merupakan surat penghargaanku untukmu.</p>
<p>Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu. Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.</p>
<p>Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa. Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu. Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda. Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa. Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.</p>
<p>Lakukan semua ini di depan anak-anak dan mereka akan menirunya.</p>
<p>Begitulah anak-anak. Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.</p>
<p>Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggodamu lagi.</p>
<p>Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.</p>
<p>Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.</p>
<p>Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.</p>
<p>Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.</p>
<p>Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik di mata ALLAH.</p>
<p>Catatan : Jika kau benar-benar menyayangiku, kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/291/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=291&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/05/25/surat-dari-setan-untukmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam Agama Sempurna</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/05/24/islam-agama-sempurna/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/05/24/islam-agama-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 23:55:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siraman Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Islam Untuk Seluruh Manusia Kata Islam punya dua makna. Pertama, nash (teks) wahyu yang menjelaskan din (agama) Allah. Kedua, Islam merujuk pada amal manusia, yaitu keimanan dan ketundukan manusia kepada nash (teks) wahyu yang berisi ajaran din (agama) Allah. Berdasarkan makna pertama, Islam yang dibawa satu rasul berbeda dengan yang dibawa rasul lainnya, dalam hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=287&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Islam Untuk Seluruh Manusia</strong><br />
Kata Islam punya dua makna. Pertama, nash (teks) wahyu yang menjelaskan din (agama) Allah. Kedua, Islam merujuk pada amal manusia, yaitu keimanan dan ketundukan manusia kepada nash (teks) wahyu yang berisi ajaran din (agama) Allah.</p>
<p>Berdasarkan makna pertama, Islam yang dibawa satu rasul berbeda dengan yang dibawa rasul lainnya, dalam hal keluasan dan keuniversalannya. Meskipun demikian dalam permasalah fundamental dan prinsip tetap sama. Islam yang dibawa Nabi Musa lebih luas dibandingkan yang dibawa Nabi Nuh. Karena itu, tak heran jika Al-Qur’an pun menyebut-nyebut tentang Taurat. Misalnya di ayat 145 surat Al-A’raf. Dan telah Kami tuliskan untuk Musa di Luh-luh (Taurat) tentang segala sesuatu sebagai peringatan dan penjelasan bagi segala sesuatunya.…</p>
<p>Islam yang dibawa Nabi Muhammad lebih luas lagi daripada yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Apalagi nabi-nabi sebelumnya diutus hanya untuk kaumnya sendiri. Nabi Muhammad diutus untuk seluruh umat manusia. Oleh karena itu, Islam yang dibawanya lebih luas dan menyeluruh. Tak heran jika Al-Qur’an bisa menjelaskan dan menunjukkan tentang segala sesuatu kepada manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab sebagai penjelas segala sesuatu. (An-Nahl: 89)</p>
<p>Dengan kesempurnaan risalah Nabi Muhammad saw., sempurnalah struktur kenabian dan risalah samawiyah (langit). Kita yang hidup setelah Nabi Muhammad diutus, telah diberi petunjuk oleh Allah tentang semua tradisi para nabi dan rasul yang sebelumnya. Allah swt. menyatakan hal ini di Al-Qur’an. Mereka orang-orang yang telah diberikan petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. (Al-An’am: 90). Dan kamu diberi petunjuk tentang sunah-sunah orang-orang yang sebelum kamu. (An-Nisa: 20)</p>
<p>Sedangkan tentang telah sempurnanya risalah agama-Nya, Allah menyatakan dalam surat Al-Maidah ayat 3. Pada Hari ini telah Aku sempurnakan bagimu agamamu, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku, dan Aku ridha Islam sebagai agama bagimu sekalian….</p>
<p>Rasulullah saw. menjelaskan bahwa risalah yang dibawanya adalah satu kesatuan dengan risalah yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. “Perumpamaanku dan perumpamaan nabi-nabi sebelumku ibarat orang yang membangun sebuah rumah. Ia memperindah dan mempercantik rumah itu, kecuali letak batu bata pada salah satu sisi bangunannya. Kemudian manusia mengelilingi dan mengagumi rumah itu, lalu mengatakan: ‘Alangkah indah jika batu ini dipasang!’ Aku adalah batu bata tersebut dan aku adalah penutup para nabi,” begitu sabda Rasulullah saw. (Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Agama Selain Islam Ditolak</p>
<p>Sempurna dan lengkapnya risalah agama langit yang Allah proklamasikan pada haji wada’ dengan ayat 3 surat Al-Maidah –yang juga sebagai wahyu terakhir turun–, mengharuskan seluruh manusia tunduk pada Islam. Semua syariat yang terdahulu dengan sendirinya mansukh (terhapus). Dan, tidak akan ada lagi syariat baru sesudah risalah yang dibawa Nabi Muhammad. Risalah dan kenabian telah ditutup dengan diutusnya Nabi Muhammad. ….tetapi ia (Nabi Muhammad) sebagai utusan Alah dan penutup nabi-nabi… (Al-Ahzab: 40). Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua.” (Al-A’raf: 158). Dan Kami tidak mengutus kamu kecuali untuk seluruh manusia sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan. (Saba: 28). Dan tidaklah Kami mengutusmu, kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam. (Al-Anbiya’: 107).</p>
<p>Karenanya, Dan barangsiapa yang mencari agama selain Islam, maka tidak akan diterima (agama itu) daripadanya. (Ali Imran: 85). Sebab, sesungguhnya agama yang diridhai Allah adalah Islam. (Ali Imran: 19).</p>
<p>Maka, siapa saja yang tidak mengikuti ajaran Nabi Muhammad, ia akan celaka dan menjadi orang yang sesat. Kata Rasulullah saw., “Demi Dzat yang diriku dalam genggaman-Nya, tidak seorang pun dari umat ini, baik Yahudi atau Nasrani, mendengar (berita kerasulan)-ku, kemudian ia tidak beriman kepada apa yang aku bawa, kecuali ia sebagai ahli neraka.” (Muslim)</p>
<p>Allah menegaskan dalam Al-Qur’am, “Barangsiapa menentang Rasul sesudah nyata petunjuk baginya dan mengikuti bukan jalan orang-orang mukmin, niscaya Kami angkat dia menjadi pemimpin apa yang dipimpinnya dan Kami masukkan ke dalam neraka jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat kembali.” (An-Nisa: 115).</p>
<p>Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasul-rasu-Nya dan hendak membedakan antara (keimanan kepada) Allah dan Rasul-Nya, mereka berkata, kami beriman kepada setengah (Rasul) dan kafir kepada yang lain, dan mereka hendak mengambil jalan tengah (netral) antara yang demikian itu. Mereka itu ialah orang-orang kafir yang sebenarnya, dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir itu siksaan yang menghinakan (An-Nisa:150-151).</p>
<p>Risalah yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad telah banyak dilupakan, diselewengkan, diubah, dan ajarannya yang haq telah dihapus. Sehingga, melekatlah kebatilan di kalangan para pemeluknya, baik dalam masalah akidah, ibadah, dan perilakunya. Sementara, Islam adalah agama yang sumber ajarannya, Al-Qur’an dan Hadits, terjaga keshahihannya. Sanadnya tersambung kepada Rasulullah saw. Apakah ada pilihan bagi kita yang ingin berislam kepada Allah swt selain dengan mengikuti risalah yang dibawa Nabi Muhammad? Tentu saja tidak.</p>
<p>Allah berfirman, “Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul Kami, yang menerangkan (syariat Kami) kepadamu ketika rasul-rasul telah putus supaya kamu tidak berkata, ‘Tidak datang kepada kami pemberi kabar gembira dan tidak pula memberi peringatan.’ Allah MahaTahu atas segala sesuatu.” (Al_maidah: 19)</p>
<p>Sumber Ajaran Islam</p>
<p>Isi ajaran Islam yang diserukan Nabi Muhammad dapat diketahui dari Al-Qur’an dan As-Sunnah yang telah diakui keabsahannya oleh para ulama hadits. Islam yang dibawa Nabi Muhammad merupakan hidayah yang sempurna bagi seluruh umat manusia. Allah menurunkan Islam ini secara sempurna dan menyeluruh sehingga tidak ada satu persoalan pun yang menyangkut kehidupan manusia yang tidak diatur. Islam memuat aspek hukum –halal-haram, mubah-makruh, fardhu-sunnah—juga menyangkut masalah akidah, ibadah, politik, ekonomi, perang, damai, perundangan, dan semua konsep hidup manusia.</p>
<p>Begitulah yang Allah katakan tentang Al-Qur’an. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab sebagai penjelas segala sesuatu. (An-Nahl: 89). Dan sebagai pemerinci terhadap segala sesuatu. (Al-A’raf: 145)</p>
<p>Sedangkan yang belum dijelaskan secara gamblang dan rinci dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, dapat diketahui dengan jalan pengambilan hukum oleh para mujtahid umat Islam (istimbath).</p>
<p>Kitab dan Sunah telah menjelaskan semua persoalan yang terkait dengan akidah, ibadah, ekonomi, sosial kemasyarakatan, perang dan damai, perundang-undangan dan kehakiman, ilmu, pendidikan dan kebudayaan, serta hukum dan pemerintahan. Para ahli fiqh membuat klasifikasi ajaran Islam ke dalam persoalan akidah, ibadah, akhlak, muamalah, dan uqubah (sanksi hukum).</p>
<p>Yang termasuk dalam urusan akidah adalah masalah hukum dan pemerintahan. Masalah akhlak adalah masalah tata karma. Sedangkan yang masuk ke dalam urusan ibadah adalah masalah shalat, zakat, puasa, haji, dan jihad. Muamalah menyangkut urusan transaksi keuangan, nikah dna segala persoalannya, soal-soal konflik, amanah dan harta warisan. Sedangkan yang masuk dalam kategori uqubah adalah persoalan qishash, hukuman bagi pencuri, pezina, tuduhan zina, dan murtad.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.dakwatuna.com/2007/islam-agama-sempurna/">http://www.dakwatuna.com/2007/islam-agama-sempurna/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=287&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2011/05/24/islam-agama-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa Arafah dan Idul Adha, Ikut Pemerintah atau Arab Saudi?</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/16/puasa-arafah-dan-idul-adha-ikut-pemerintah-atau-arab-saudi/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/16/puasa-arafah-dan-idul-adha-ikut-pemerintah-atau-arab-saudi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 06:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siraman Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan bahwa hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 17 November 2010 Masehi, berbeda dengan pemerintah Arab Saudi yang menetapkan bahwa hari raya yang juga disebut hari haji akbar itu jatuh pada sehari sebelumnya, bertepatan 16 November 2010. Ini berarti bahwa jama’ah haji melakukan wukuf di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=276&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini, pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan bahwa hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 17 November 2010 Masehi, berbeda dengan pemerintah Arab Saudi yang menetapkan bahwa hari raya yang juga disebut hari <em>haji akbar</em> itu jatuh pada sehari sebelumnya, bertepatan 16 November 2010. Ini berarti bahwa jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah pada tanggal 15 November 2010.</p>
<p>Dari sinilah kemudian muncul pertanyaan, kapan kita yang berada di Indonesia ini berpuasa Arafah dan berhari raya kurban? Apakah tetap mengikuti pemerintah kita atau mengikuti Arab Saudi? Dan apakah memungkinkan kalau puasa Arafahnya mengikuti waktu wukufnya jama’ah haji, sementara idul adhanya mengikuti pemerintah?</p>
<p>Kami akan menyebutkan dua pendapat yang pernah dijelaskan oleh para ulama, yaitu:</p>
<p><strong>Pendapat pertama: puasa Arafah dan idul adha tetap mengikuti pemerintah walaupun berbeda dengan negara Arab Saudi</strong></p>
<p>Ini adalah pendapat yang disebutkan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin <em>rahimahullah</em>. Beliau pernah ditanya oleh para pekerja yang bertugas di kedutaan Arab Saudi  (di negara lain), ketika mereka menghadapi masalah terkait dengan puasa Ramadhan dan puasa Arafah. Mereka tepecah menjadi tiga kelompok:</p>
<p>Kelompok pertama mengatakan: “Kami akan berpuasa dan berbuka mengikuti kerajaan Arab Saudi”.</p>
<p>Kelompok kedua mengatakan: “Kami berbuka dan berpuasa mengikuti negara yang kami bertugas di sana.”</p>
<p>Dan kelompok ketiga mengatakan: “Kami akan berpuasa Ramadhan sesuai dengan negara tempat kami bertugas, namun untuk puasa Arafah, kami mengikuti kerajaan Arab Saudi.”</p>
<p>Maka beliau menjawab:</p>
<p>Para ulama <em>rahimahumullah</em> berbeda pendapat, apakah jika hilal telah tampak di suatu negeri,</p>
<p>- Kemudian mengharuskan kaum muslimin di seluruh negeri untuk mengikuti negeri tersebut,</p>
<p>- ataukah kewajiban itu hanya bagi yang melihat hilal saja dan juga bagi negeri yang satu <em>mathla’</em> dengannya,</p>
<p>- atau kewajiban itu juga berlaku bagi yang melihat hilal dan siapa saja yang berada di pemerintahan (negara) yang sama.</p>
<p>Dalam permasalahan ini terdapat beberapa pendapat,</p>
<p>Yang r<em>ajih</em> (kuat) adalah bahwasannya permasalahan ini dikembalikan kepada<em>ahlul ma’rifah</em>. Jika dua negeri berada dalam satu mathla’ yang sama, maka keduanya terhitung seperti satu negeri, sehingga jika di salah satu negeri tersebut sudah terlihat hilal, maka hukum ini juga berlaku bagi negeri yang satunya tadi.</p>
<p>Adapun jika dua negeri tadi tidak berada pada satu mathla’, maka setiap negeri memiliki hukum tersendiri. Ini adalah pendapat yang dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah <em>rahimahullahu ta’ala</em>. Dan inilah yang sesuai dengan zhahir Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta qiyas.</p>
<p><strong>Dalil dari Al-Qur’an</strong>:</p>
<p>فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ</p>
<p><em>“<strong>Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu</strong>, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” </em>[<strong>Al-Baqarah: 185</strong>]</p>
<p>Dipahami dari ayat ini adalah barangsiapa yang tidak melihat maka tidak diwajibkan baginya berpuasa.</p>
<p><strong>Adapun dalil dari As-Sunnah</strong> adalah sabda Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>:</p>
<p>إذا رأيتموه فصوموا ، وإذا رأيتموه فأفطروا</p>
<p><em>“Apabila kalian melihat hilal (Ramadhan), maka berpuasalah, dan apabila melihat hilal (syawwal), maka berbukalah (beridul fithrilah.”</em></p>
<p>Dipahami dari hadits ini adalah jika kita tidak melihat hilal, maka tidak wajib berpuasa ataupun berbuka (beridul fithri).</p>
<p><strong>Adapun dalil qiyas</strong> adalah:</p>
<p>Karena waktu mulainya berpuasa dan berbuka itu hanya berlaku untuk negeri itu sendiri dan negeri lain yang waktu terbit dan tenggelamnya matahari adalah sama. Ini adalah hal yang telah disepakati, sehingga anda saksikan bahwa kaum muslimin di Asia sebelah timur mulai berpuasa sebelum kaum muslimin yang berada di sebelah baratnya, demikian pula dengan waktu berbukanya. Hal ini terjadi karena fajar di belahan bumi timur terbit lebih dahulu daripada di belahan barat, begitu juga dengan tenggelamnya matahari. Jika perbedaan seperti ini bisa terjadi pada waktu mulainya berpuasa dan berbuka yang itu terjadi setiap hari, maka demikian juga hal itu bisa terjadi pada waktu mulainya berpuasa di awal bulan dan waktu mulainya berhari raya. Tidak ada bedanya antara keduanya.</p>
<p>Namun jika ada dua negeri yang berada dalam satu pemerintahan, dan pemerintah negeri tersebut telah memerintahkan untuk berpuasa atau berbuka (berhari raya), <strong>maka wajib mengikuti perintah (keputusan) pemerintah tersebut</strong>. Masalah seperti ini adalah masalah khilafiyah, sehingga keputusan pemerintahlah yang akan menyelesaikan perselisihan yang ada.</p>
<p>Berdasarkan ini semua, <strong>hendaklah kalian berpuasa dan berbuka (berhari raya) sebagaimana puasa dan berbuka (berhari raya) yang dilakukan di negeri kalian berada (yaitu mengikuti keputusan pemerintah)</strong>. Sama saja apakah keputusan ini sesuai dengan negeri asal kalian atau berbeda. Begitu juga dengan hari (puasa) Arafah, hendaklah kalian mengikuti negeri yang kalian berada di sana.</p>
<p>Pada kesempatan yang lain, Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin<em>rahimahullahu ta’ala</em> juga ditanya:</p>
<p>“Jika terdapat perbedaan tentang penetapan hari Arafah dari negeri-negeri yang berbeda disebabkan perbedaan <em>mathla’,</em> apakah kami berpuasa mengikuti ru’yah negeri yang kami berada padanya, ataukah mengikuti ru’yah Haramain (Arab Saudi)?”</p>
<p>Beliau menjawab:</p>
<p>“Permasalahan ini dibangun (muncul) dari perbedaan pendapat di kalangan ulama, apakah munculnya hilal (di suatu daerah) itu berlaku untuk seluruh dunia, ataukah berbeda-beda tergantung perbedaan mathla’nya.</p>
<p><strong>Pendapat yang benar adalah berbeda-beda sesuai dengan perbedaan mathla’nya</strong>. Misalnya di Makkah terlihat hilal tanggal 9 Dzulhijjah, namun di negari lain, hilal tersebut sudah terlihat sehari sebelumnya, sehingga hari Arafah (di Makkah) menurut negeri itu adalah sudah memasuki tanggal 10 Dzulhijjah. Maka tidak boleh bagi penduduk negeri tersebut untuk berpuasa pada hari itu, karena hari itu adalah hari ‘Idul Adha.</p>
<p>Demikian juga jika munculnya hilal Dzulhijjah di negeri itu sehari setelah ru’yatul hilal di Makkah, maka tanggal 9 Dzulhijjah di Makkah itu adalah bertepatan dengan tanggal 8 Dzulhijjah di negeri tersebut. Sehingga penduduk negeri tersebut berpuasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut mereka, yang bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah di Mekkah.</p>
<p>Inilah pendapat yang kuat dalam permasalahan ini, karena Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda:</p>
<p>إذا رأيتموه فصوموا وإذا رأيتموه فأفطروا</p>
<p><em>“Jika kalian melihat hilal (Ramadhan) hendaklah kalian berpuasa, dan jika kalian melihat hilal (Syawwal) hendaknya kalian berbuka (berhari raya).”</em></p>
<p>Penduduk di daerah yang tidak tampak oleh mereka hilal, maka mereka bukan termasuk orang yang melihatnya.</p>
<p>Sebagaimana manusia bersepakat bahwa terbitnya fajar dan tenggelamnya matahari itu sesuai (mengikuti) daerahnya masing-masing yang berbeda-beda, maka demikian juga penetapan (awal) bulan itu, sebagaimana penetapan waktu harian (mengikuti daerahnya masing-masing).”</p>
<p><strong>Pendapat kedua: puasa Arafah mengikuti Arab Saudi, namun idul adha mengikuti pemerintah</strong></p>
<p>Ini sebagaimana yang disebutkan oleh Asy-Syaikh ‘Utsman bin ‘Abdillah As-Salimi <em>hafizhahullah</em>, salah seorang ulama besar di Yaman, dan termasuk murid senior Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi <em>rahimauhllah</em>. Dalam salah satu pelajaran yang disampaikan ba’da zhuhur tanggal 3 Dzulhijjah yang lalu, beliau ditanya:</p>
<p>Apakah kita beridul Adha (yakni mulai menyembelih hewan kurban) dengan mengikuti Arab Saudi, sementara kami di Maroko, meskipun hal ini menyelisihi dan mendahului <em>waliyul amr</em> (pemerintah), dan hal ini juga bisa menimbulkan fitnah sebagaimana yang anda ketahui?</p>
<p>Maka beliau menjawab:</p>
<p><strong>Idul Adha wajib atas seluruh kaum muslimin untuk mengikuti negeri Al-Haramain (Arab Saudi)</strong>, karena pelaksanaan ibadah haji berada di sana, sehingga yang dijadikan patokan adalah pelaksanaan ibadah haji dan hari Arafah (sesuai dengan yang di Arab Saudi), <strong>maka hendaknya kalian melaksanakan puasa hari Arafah ketika di negara Arab Saudi juga berpuasa, yaitu ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah.</strong></p>
<p>Adapun <em>waliyul amr</em> (pemerintah), baik di Maroko maupun negeri yang lain, tidak boleh bagi mereka untuk menyelisihi umat Islam (yang berpatokan pada pelaksanaan ibadah haji dan hari Arafah di Saudi tersebut).</p>
<p><strong>Namun apabila kalian khawatir terjadinya fitnah, jika kalian sanggup, maka hendaknya kalian menyembelih hewan kurban pada hari <em>nahr</em>secara sembunyi-sembunyi</strong>. Kalau tidak mampu, maka pada hari keduanya tidak mengapa. Hari-hari penyembelihan itu banyak, yaitu hari <em>nahr</em> (10 Dzulhijjah), tanggal 11, tanggal 12, dan menurut pendapat yang benar adalah juga tanggal 13 sebagaimana yang dikatakan Asy-Syafi’i dan sekelompok ulama yang lain.</p>
<p>Sehingga kalian boleh memilih, tidak mengapa bagi kalian untuk mengakhirkan dan mengikuti negeri kalian dalam menyembelih hewan kurban jika khawatir timbul fitnah. <em>Wabillahit taufiq</em>.</p>
<p>Akan tetapi hendaknya kalian tetap merasa bahwa hari Id (yang benar) adalah bersama dengan negeri Saudi Arabia. Semoga Allah memberikan taufik kepada kalian.</p>
<p><strong>Adapun untuk shalat id, maka dilakukan pada hari kedua (dari hari<em>nahr</em>, yaitu tanggal 11 Dzulhijjah) selama di negeri tersebut semuanya melaksanakan id bersama dengan pemerintah setempat</strong>, sehingga jika khawatir terjadi fitnah, maka boleh mengakhirkan shalat id pada hari kedua.</p>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Kaum muslimin di Indonesia -sebagaimana yang telah diumumkan sendiri oleh pemerintah-, diberi keleluasaan untuk memilih waktu puasa Arafah dan hari Id-nya, silakan mengikuti pemerintah atau boleh juga mengikuti Arab Saudi. Dari keterangan para ulama di atas, maka Insya Allah tidak mengapa bagi setiap muslim di negeri ini untuk menentukan waktu puasa dan hari rayanya sesuai dengan pendapat yang menurut dia lebih tepat (tentunya dalam memilih pendapatnya itu harus dengan didasari oleh ilmu, tanpa ada sikap taqlid, apalagi memilih pendapat yang sesuai dengan hawa nafsu diri dan kelompoknya), karena masing-masing pendapat tersebut berdasarkan ijtihad para ulama yang bersumber dari dalil-dalil yang syar’i.</p>
<p>Bagi yang mengikuti pendapat pertama, maka dia memiliki dasar:</p>
<ul>
<li>Bahwa dari keterangan Asy-Syaikh Al-‘Utsaimin tadi, dalam menentukan waktu masuknya bulan Dzulhijjah, insya Allah Pemerintah Indonesia sudah menempuh upaya-upaya yang sesuai dengan syar’i, yaitu ru’yatul hilal<a name="_ftnref1" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=556#_ftn1">[1]</a>, yang kenyataannya pada 29 Dzulqa’dah petang, hilal bulan Dzulhijjah belum nampak, sehingga dilakukan <em>ikmal</em>(menyempurnakan/menggenapkan bulan Dzulqa’dah menjadi 30 hari). Ini semua adalah upaya yang sudah sesuai dengan bimbingan Nabi<em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>.<a name="_ftnref2" href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=556#_ftn2">[2]</a></li>
<li>Dengan mengikuti pemerintah, syi’ar kebersamaan umat Islam di negeri ini akan lebih terjaga, sebagaimana yang diisyaratkan oleh Rasulullah<em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> dalam sabdanya:</li>
</ul>
<p>الصوم يوم تصومون ، و الفطر يوم تفطرون ، و الأضحى يوم تضحون</p>
<p><em>“Berpuasa (adalah dilakukan di) hari kalian semua berpuasa, beridul fithri (adalah dilakukan di) hari kalian beridul fithri, dan beridul adha (adalah dilakukan di) kalian beridul adha (melakukan penyembelihan).” </em>[<strong>HR. At-Tirmidzi</strong>, dishahihkan oleh Al-Imam Al-Albani <em>rahimahullah</em>]</p>
<p>Dan bagi yang mengikuti pendapat kedua, dia memiliki dasar:</p>
<ul>
<li>Puasa Arafah disesuaikan waktunya dengan waktu wukufnya jama’ah haji di Arafah. Sesuai dengan namanya, bahwa puasa Arafah adalah puasa yang dilakukan ketika jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah. Wallahu a’lam.</li>
<li>Pemerintah memberikan keleluasaan kepada masyarakat untuk memilih waktu puasa dan hari rayanya, sehingga kalau dia berpuasa dan berhari raya tidak bersamaan waktunya dengan pemerintah, ini bukan termasuk bentuk ketidaktaatan kepada waliyul amr.</li>
<li>Adapun untuk shalat id-nya, boleh bagi dia untuk melakukannya bersamaan dengan pemerintah karena biasanya mayoritas umat Islam di negeri ini mengikuti pemerintah, sehingga jika dikhawatirkan timbul fitnah, tidak mengapa untuk melakukan shalat id sesuai dengan pemerintah negeri ini, berbeda dengan puasa yang itu merupakan amalan yang tidak nampak.</li>
</ul>
<p>Wallahu a’lam bish shawab.</p>
<hr size="1" />
<ul>
<li>Walaupun pemerintah juga menggunakan metode hisab, namun metode ini tidak teranggap karena tidak sesuai dengan bimbingan Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua dan kepada pemerintah negeri ini.</li>
</ul>
<ul>
<li> Berbeda dengan yang dituduhkan oleh kelompok sempalan yang dalam pergerakannya banyak menyelisihi syari’at semisal Majelis Mujahidin (Indonesia) yang menyatakan bahwa penetapan awal Dzulhijjah oleh pemerintah RI adalah tidak sah sebagai pegangan Syar’i karena menyalahi penetapan wukuf Arafah. Demikian maklumat yang mereka keluarkan. Wallahu a’lam, sebagaimana yang biasa mereka lakukan, apakah keputusan ini lebih dominan didorong dari sikap kebencian mereka kepada pemerintah atau karena yang lain?</li>
</ul>
<p>Sumber : <a href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=556/">www.assalafy.org</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=276&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/16/puasa-arafah-dan-idul-adha-ikut-pemerintah-atau-arab-saudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macam-macam Puasa Sunnah</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/14/macam-macam-puasa-sunah/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/14/macam-macam-puasa-sunah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Nov 2010 21:59:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siraman Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Di antara ibadah sunnah yang disyariatkan oleh Alloh kepada umat ini adalah puasa sunnah. Adapun macam-macam puasa sunnah beserta keutamaannya masing-masing yaitu: Puasa enam hari di bulan Syawal Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah Puasa hari Arofah Puasa Muharrom Puasa Assyuro Puasa Sya’ban Puasa pada bulan Harom (bulan yang dihormati) yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=266&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di antara ibadah sunnah yang disyariatkan oleh Alloh kepada umat ini adalah puasa sunnah.<br />
<strong>Adapun macam-macam puasa sunnah beserta keutamaannya masing-masing yaitu:</strong></p>
<ol>
<li><strong>Puasa enam hari di bulan Syawal</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa hari Arofah</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa Muharrom</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa Assyuro</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa Sya’ban</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa pada bulan Harom (bulan yang dihormati) yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, dan Rojab</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa Senin dan Kamis</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa tiga hari setiap bulan</strong><br />
</strong></li>
<li><strong><strong>Puasa Dawud</strong></strong></li>
</ol>
<p>Di antara ibadah sunnah yang disyariatkan oleh Alloh kepada umat ini adalah puasa sunnah.<br />
<strong>Adapun macam-macam puasa sunnah beserta keutamaannya masing-masing yaitu:</strong></p>
<p><strong></strong><strong>1. Puasa enam hari di bulan Syawal,</strong> baik dilakukan secara berturutan ataupun tidak. Keutamaan puasa romadhon yang diiringi puasa Syawal ialah seperti orang yang berpuasa selama setahun (HR. Muslim).</p>
<p><strong>2. Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah,</strong> yang dimaksud adalah puasa di sembilan hari yang pertama dari bulan ini, tidak termasuk hari yang ke-10. Karena hari ke-10 adlah hari raya kurban dan diharomkan untuk berpuasa.</p>
<p><strong>3. Puasa hari Arofah,</strong> yaitu puasa pada hari ke-9 bulan Dzuhijjah. Keutamaan: akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun lalu dan dosa-dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). Yang dimaksud dengan dosa-dosa di sini adalah khusus untuk dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya bisa dihapus dengan jalan bertaubat.</p>
<p><strong>4. Puasa Muharrom,</strong> yaitu puasa pada bulan Muharrom terutama pada hari Assyuro’. Keutamaannya adalah bahwa puasa di bulan ini adalah puasa yang paling utama setelah puasa bulan Romadhon (HR. Bukhori)</p>
<p><strong>5. Puasa Assyuro’. </strong>Hari Assyuro’ adalah hari ke-10 dari bulan Muharrom. Nabi sholallohu ‘alaihi wasssalam memerintahkan umatnya untuk berpuasa pada hari Assyuro’ ini dan mengiringinya dengan puasa 1 hari sebelum atau sesudahnhya. Hal ini bertujuan untuk menyelisihi umat Yahudi dan Nasrani yang hanya berpuasa pada hari ke-10. Keutamaan: akan dihapus dosa-dosa (kecil) di tahun sebelumnya (HR. Muslim).</p>
<p><strong>6. Puasa Sya’ban.</strong> Disunnahkan memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. Keutamaan: bulan ini adalah bulan di mana semua amal diangkat kepada Robb semesta alam (HR. An-Nasa’i &amp; Abu Daud, hasan).</p>
<p><strong>7. Puasa pada bulan Harom (bulan yang dihormati) yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharrom, dan Rojab.</strong> Dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah pada bulan-bulan tersebut termasuk ibadah puasa.</p>
<p><strong>8. Puasa Senin dan Kamis.</strong> Namun tidak ada kewajiban mengiringi puasa hari Senin dengan puasa hari Kamis atau sebaliknya. Keduanya merupakan hari di mana amal-amal hamba diangkat dan diperlihatkan kepada Alloh.</p>
<p><strong>9. Puasa tiga hari setiap bulan.</strong> Disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari putih (Ayyaamul Bidh) yaitu tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan. Sehingga tidaklah benar anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa puasa pada harai putih adalah puasa dengan hanya memakan nasi putih, telur putih, air putih, dsb.</p>
<p><strong>10. Puasa Dawud,</strong> yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari. Keutamaannya adalah karena puasa ini adalah puasa yang paling disukai oleh Alloh (HR. Bukhori-Muslim).</p>
<p>Demikianlah beberapa jenis puasa sunnah yang disyariatkan dalam agama ini. Kita memohon kepada Alloh agar diberikan rasa cinta dalam diri kita terhadap amalan yang dapat mendekatkan diri ini kepadaNya.</p>
<p>Ada beberapa bentuk ibadah puasa pada waktu tertentu yang hukumnya haram dilakukan, atau setidaknya dimakruhkan hukumnya, baik karena waktunya atau karena kondisi pelakunya.</p>
<p><strong>1. Hari Raya Idul Fithri</strong></p>
<p>Tanggal 1 Syawwal telah ditetapkan sebagai hari raya sakral umat Islam. Hari itu adalah hari kemenangan yang harus dirayakan dengan bergembira. Karena itu syariat telah mengatur bahwa di hari itu tidak diperkenankan seseorang untuk berpuasa sampai pada tingkat haram. Meski tidak ada yang bisa dimakan, paling tidak harus membatalkan puasanya atau tidak berniat untuk puasa.</p>
<p>نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صِيَامِ يَوْمَيْنِ: يَوْمَ الفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى – متفق عليه</p>
<p><em>Rasulullah SAW melarang berpuasa pada dua hari: hari Fithr dan hari Adha</em>. (HR Muttafaq ‘alaihi)</p>
<p><strong>2. Hari Raya Idul Adha</strong></p>
<p>Hal yang sama juga pada tanggal 10 Zulhijjah sebagai Hari Raya kedua bagi umat Islam. Hari itu diharamkan untuk berpuasa dan umat Islam disunnahkan untuk menyembelih hewan Qurban dan membagikannya kepada fakir msikin dan kerabat serta keluarga. Agar semuanya bisa ikut merasakan kegembiraan dengan menyantap hewan qurban itu dan merayakan hari besar.</p>
<p><strong>3. Hari Tasyrik</strong></p>
<p>Hari tasyrik adalah tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijjah. Pada tiga hari itu umat Islam masih dalam suasana perayaan hari Raya Idul Adha sehingga masih diharamkan untuk berpuasa. Namun sebagian pendapat mengatakan bahwa hukumnya makruh, bukan haram. Apalagi mengingat masih ada kemungkinan orang yang tidak mampu membayar dam haji untuk puasa 3 hari selama dalam ibadah haji.</p>
<p>إِنَّهَا أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْب وَذِكْرِ اللهِ تَعَالى – رواه مسلم</p>
<p><em>Sesunggunya hari itu (tsyarik) adalah hari makan, minum dan zikrullah </em>(HR Muslim)</p>
<p><strong>4. Puasa sehari saja pada hari Jumat</strong></p>
<p>Puasa ini haram hukumnya bila tanpa didahului dengan hari sebelum atau sesudahnya. Kecuali ada kaitannya dengan puasa sunnah lainnya seperti puasa sunah nabi Daud, yaitu sehari berpuasa dan sehari tidak. Maka bila jatuh hari Jumat giliran untuk puasa, boleh berpuasa. Sebagian ulama tidak sampai mengharamkannya secara mutlak, namun hanya sampai makruh saja.</p>
<p><strong>5. Puasa sunnah pada paruh kedua bulan Sya‘ban</strong></p>
<p>Puasa ini mulai tanggal 15 Sya‘ban hingga akhir bulan Sya‘ban. Namun bila puasa bulan Sya‘ban sebulan penuh, justru merupakan sunnah. Sedangkan puasa wajib seperti qadha‘ puasa Ramadhan wajib dilakukan bila memang hanya tersisa hari-hari itu saja. Sebagian ulama tidak mengharamkan melainkan hanya memakruhkan saja.</p>
<p><strong>6. Puasa pada hari Syak</strong></p>
<p>Hari syah adalah tanggal 30 Sya‘ban bila orang-orang ragu tentang awal bulan Ramadhan karena hilal (bulan) tidak terlihat. Saat itu tidak ada kejelasan apakah sudah masuk bulan Ramadhan atau belum. Ketidak-jelasan ini disebut syak. Dan secara syar‘i umat Islam dilarang berpuasa pada hari itu. Namun ada juga yang berpendapat tidak mengharamkan tapi hanya memakruhkannya saja.</p>
<p><strong>7. Puasa Selamanya</strong></p>
<p>Diharamkan bagi seseorang untuk berpuasa terus setiap hari. Meski dia sanggup untuk mengerjakannya karena memang tubuhnya kuat. Tetapi secara syar‘i puasa seperti itu dilarang oleh Islam. Bagi mereka yang ingin banyak puasa, Rasulullah SAW menyarankan untuk berpuasa seperti puasa Nabi Daud as yaitu sehari puasa dan sehari berbuka.</p>
<p><strong>8. Wanita haidh atau nifas</strong></p>
<p>Wanita yang sedang mengalami haidh atau nifas diharamkan mengerjakan puasa. Karena kondisi tubuhnya sedang dalam keadaan tidak suci dari hadats besar. Apabila tetap melakukan puasa, maka berdosa hukumnya. Bukan berarti mereka boleh bebas makan dan minum sepuasnya. Tetapi harus menjaga kehormatan bulan Ramadhan dan kewajiban menggantinya di hari lain.</p>
<p><strong>9. Puasa sunnah bagi wanita tanpa izin suaminya</strong></p>
<p>Seorang isteri bila akan mengerjakan puasa sunnah, maka harus meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya. Bila mendapatkan izin, maka boleh lah dia berpuasa. Sedangkan bila tidak diizinkan tetapi tetap puasa, maka puasanya haram secara syar‘i.</p>
<p>Dalam kondisi itu suami berhak untuk memaksanya berbuka puasa. Kecuali bila telah mengetahui bahwa suaminya dalam kondisi tidak membutuhkannya. Misalnya ketika suami bepergian atau dalam keadaan ihram haji atau umrah atau sedang beri‘tikaf. Sabda Rasulullah SAW Tidak halal bagi wanita untuk berpuasa tanpa izin suaminya sedangkan suaminya ada dihadapannya. Karena hak suami itu wajib ditunaikan dan merupakan fardhu bagi isteri, sedangkan puasa itu hukumnya sunnah. Kewajiban tidak boleh ditinggalkan untuk mengejar yang sunnah.</p>
<p>Sumber : <a href="http://hypermart.wordpress.com/2008/12/05/macam-macam-puasa-sunah/">http://hypermart.wordpress.com</a>/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=266&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/14/macam-macam-puasa-sunah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesiaku Tercinta</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/14/indonesiaku-tercinta/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/14/indonesiaku-tercinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Nov 2010 02:49:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisanq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kamu lihat pemandangan alam yang indah,, itu semua cuma ada di Indonesia,, Ketika kamu pengen tahu tentang tanah yang subur dan makmur,, itu semua cuma ada di Indonesia,, Ketika kamu lihat kekayaan alam yang melimpah ruah,, itu semua cuma ada di Indonesia,, Betapa banyak kekayaan alam Indonesia,, hasil pertanian yang melimpah ruah,, hasil pertambangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=263&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika kamu lihat pemandangan alam yang indah,,<br />
itu semua cuma ada di Indonesia,,</p>
<p>Ketika kamu pengen tahu tentang tanah yang subur dan makmur,,<br />
itu semua cuma ada di Indonesia,,</p>
<p>Ketika kamu lihat kekayaan alam yang melimpah ruah,,<br />
itu semua cuma ada di Indonesia,,</p>
<p>Betapa banyak kekayaan alam Indonesia,,<br />
hasil pertanian yang melimpah ruah,,<br />
hasil pertambangan yang melimpah ruah,,<br />
hasil perikanan yang melimpah ruah,,<br />
itu semua cuma ada di Indonesia,,</p>
<p>Betapa banyak orang pintar di negeri ini,,<br />
betapa banyak para pakar di negeri ini,,<br />
itu semua cuma ada di Indonesia..</p>
<p>Aku sangat cinta dengan Indonesia,,<br />
aku bangga dengan Indonesia,,<br />
aku bangga bisa lahir dan besar di Indonesia,,</p>
<p>Indonesiaku tercinta..</p>
<p><em><strong>By : Azmi Alfalah</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/263/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/263/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=263&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/14/indonesiaku-tercinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Skuad Persija Musim 2010/2011</title>
		<link>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/09/skuad-persija-musim-20102011/</link>
		<comments>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/09/skuad-persija-musim-20102011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 12:23:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alfalahganteng</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azmialfalah.wordpress.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Skuad Persija Jakarta dibawah pelatih anyar Rahmad Darmawan akan melakoni seluruh partai Persija Jakarta pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 dan Piala Indonesia 2011. Skuad terbaik yang dimiliki Persija Jakarta yang dilihat dari perekrutan pemain dan pelatih barunya musim ini menggambarkan ambisi untuk berprestasi di ISL maupun Piala Indonesiamusim ini.Berikut Informasi Skuad Persija Untuk Musim 2010/2011 : Keeper : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=245&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://azmialfalah.files.wordpress.com/2010/11/28348_news1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-247" title="Persija Jakarta" src="http://azmialfalah.files.wordpress.com/2010/11/28348_news1.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a>Skuad Persija Jakarta dibawah pelatih anyar Rahmad Darmawan akan melakoni seluruh partai Persija Jakarta pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 dan Piala Indonesia 2011. Skuad terbaik yang dimiliki Persija Jakarta yang dilihat dari perekrutan pemain dan pelatih barunya musim ini menggambarkan ambisi untuk berprestasi di ISL maupun Piala Indonesiamusim ini.Berikut Informasi Skuad Persija Untuk Musim 2010/2011 :</p>
<p>Keeper : Hendro Kartiko (34), Roni Tri Prasnanto (1), Andritany Ardhiyasa (26)</p>
<p>Bek Kanan : Ismed Sofyan (14), Hasim Kipuw (13), Wirya (44)</p>
<p>Bek Tengah : Emuejeraye Precious (2), Bayemi Eric Arsene (4), Ambrizal (19), AA Ngurah Wahyu T (28),</p>
<p>Bek Kiri : Muhamad Nasuha (17), Ahmad Marzukih (21), Leo Saputra (23)</p>
<p>Gelandang : M.Ilham (81), Syamsul B. Chaeruddin (8), Tony Sucipto (6), Agus Indra Kurniawan (11), Ramdani Lestaluhu (7), Greg Nwokolo (10), Oktavianus (18), Oliver Macort (22), Sigit H.(27)</p>
<p>Striker : Bambang Pamungkas (20), Aliyudin (15), Akossa Julius Pongla (9), Lifky S. (91), F. Sansan (89).</p>
<p>Demikian skuad lengkap Persija musim ini. Saya berharap dapat meraih gelar juara ISL dan Copa Indonesia musim ini.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.jakmania.org">www.jakmania.org</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azmialfalah.wordpress.com/245/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azmialfalah.wordpress.com/245/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azmialfalah.wordpress.com&amp;blog=3796422&amp;post=245&amp;subd=azmialfalah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azmialfalah.wordpress.com/2010/11/09/skuad-persija-musim-20102011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a2d4218d2f54f7838692331c652bb776?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alfalahganteng</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://azmialfalah.files.wordpress.com/2010/11/28348_news1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Persija Jakarta</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
